Kementerian PUPR terus Bangun SPAM di Kawasan Khusus

Jakarta, – Gelaran Trenchless Asia 2019 telah resmi dibuka kemarin, Rabu, (17/7/2019) di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta oleh Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin.
Ketua LPJK Nasional, Ruslan Rivai mengungkapkan bahwa selain pameran, Trenchless Asia 2019 tahun ini LPJK Nasional menghadirkan seminar/workshop dengan 22 materi yang berhubungan dengan teknologi Trenchless.

Salah satunya disampaikan oleh Mieke Wulan Kencana, Kasubdit Perencanaan Teknis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR yang memaparkan materi tentang kebijakan dan program pengembangan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum).

Mieke mengungkapkan bahwa untuk memenuhi target menyediakan akses aman air minum 100 persen di akhir 2019, saat ini Kementerian PUPR terus melakukan berbagai upaya, salah satunya melalui pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di kawasan khusus.

Selain itu, Mieke menambahkan, Kementerian PUPR saat ini terus melakukan koordinasi dengan beram stakeholder, baik itu pemerintah maupun swasta. Beberapa diantaranya adalah Kemendes, Kemenkes, Pemda, Kementerian ESDM, Kemendagri, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kementerian PUPR tentu tidak mampu jika harus bekerja sendiri. Keterlibatan kementerian/lembaga dan unsur swasta hukumnya adalah wajib,” ungkap Mieke.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah melakukan kerja sama antar wilayah dalam memanfaatkan secara bersama sumber air baku yang potensial.

“Pola pengembangan SPAM secara regional diharapkan dapat memberikan solusi untuk menjawab tantangan ketersediaan sumber air baku, dan pengembangan SPAM yang lebih efisien dalam hal investasi dan operasi atau pemeliharaan,” ujar Mieke.